Senin, 18 Juni 2012 | | By: Ivan Nur Safrin

VOLI PANTAI



Sejarah

     Voli pantai adalah variasi dari bola voli, yang dimainkan di atas pasir. Dua tim yang dipisahkan oleh jaring memukul bola voli menggunakan lengan atau tangan. Para pemain berusaha untuk memukul bola melawati atas jaring agar memasuki lantai di daerah lawan, serta harus mencegah bola jatuh di daerah mereka sendiri. Berawal dari sebuah kota yang bernaman Santa Monica, yang terletak di wilayah California, permainan bola voli pantai pertama kali dimainkan 1915 di Pacific Palisades California, USA. Permainan yang merupakan perkembangan dari permainan bola voli ini mulai mengembangkan sayapnya di wilayah Eropa dengan lamban.   Penyebarannya ke wilayah- wilayah yang terdapat di benua Eropa mulai terlihat pada sekitar tahun 1930-an, sepuluh tahun setelah pertama kali diciptakan. Perkembangan permainan ini betul-betul berjalan dengan lamban. Hal ini dapat dilihat pada masa kepopulerannya. Permainan bola voli pantai ini baru mulai terkenal pada  sekitar tahun 1980-an.

     Brazil dan Amerika Serikat adalah dua negara yang selama berpuluh-puluh tahun telah berkecimpung dan mendominasi permainan bola voli pantai pada kelas internasional. Selain Brazil dan Amerika Serikat, belakangan ini Australia juga telah muncul sebagai negara terkuat yang ketiga dalam permainan bola voli ini. Beberapa negara yang lain, yang terletak di Eropa juga telah berusaha untuk terus mengembangkan potensi mereka. Voli pantai populer sebagai aktivitas rekreasi di tempat-tempat yang memiliki pantai berpasir yang luas, namun sering juga dimainkan di lapangan pasir yang bukan di pantai. Bahkan, olahraga ini populer di beberapa negara yang tidak berbatasan dengan laut, seperti Swiss. Olahraga ini termasuk olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade, dan badan tertingginya adalah Fédération Internationale de Volleyball.
    Menurut peraturan resmi, voli pantai menggunakan dua orang dalam satu tim. 2 orang per tim pria atau wanita dan tim campuran pria dan wanita. Pada tahun 1986, pameran Voli Pantai internasional pertama di Rio de Janeiro diselenggarakan dengan 5.000 penonton. Juga di tahun 1986, Australia Beach Pro Circuit dimulai. Pada tahun 1990, Voli Pantai FIVB pertama Sirkuit Internasional, turnamen ini bernama Seri Dunia dan terdiri dari turnamen laki-laki di Brazil, Italia, dan Jepang. Banyak penggemar dibiarkan berdiri keluar dari stadion karena penuh, sementara Sinjin Smith dan Randy Stoklos menjadi Men’s Worl Champions (Juara Dunia Laki-laki). 
     Kompetisi Bola Voli Pantai FIVB wanita pertama yang pernah dalam sejarah voli pantai terjadi di Almeria, Spanyol. Juara Dunia Perempuan pertama adalah Nancy Reno dan Karolyn Kirby. Sinjin Smith dan Randy Stoklos menjadi Juara Dunia untuk 5 kali. Pada tahun 1993, untuk pertama kalinya dalam sejarah voli pantai, voli menjadi olahraga Olimpiade ketika Komite Olimpiade Internasional memberikan status medali olahraga. Dua puluh empat tim laki-laki dan perempuan delapan belas tim akan bersaing untuk Voli Pantai pertama Olimpiade Medali Emas di Olimpiade Atlanta 1996 mendatang. Voli pantai mulai dipertandingkan di Olimpiade 1996 ini.
     Pada tahun 1998, pertama kali dalam sejarah voli pantai FIVB World Tour, laki-laki dan pemain perempuan. FIVB memperkenalkan peluang baru untuk amatir dengan menyediakan Challenger, satelit, dan turnamen Amatir. Lebih dari 120 Federasi Nasional sekarang memiliki acara reguler Voli Pantai. Pada tahun 1999, Kejuaraan Dunia Pria dan Wanita diselenggarakan di Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah voli pantai. Pada tahun 2000, Brazil mendominasi musim laki-laki dengan tiga tim gabungan untuk memenangkan sembilan dari tiga belas event. Para wanita Amerika mendominasi musim perempuan dengan tiga tim menyelesaikan di peringkat empat teratas dan menggabungkan untuk memenangkan tujuh dari tiga belas event.


Peraturan dan Teknik-teknik

     Peraturan dan teknik-teknik yang terdapat pada permainan bola voli pantai sama dengan permainan bola voli dalam ruangan. Perolehan poin akan didapatkan oleh sebuah tim, jika tim tersebut berhasil menjatuhkan bola di area lawan. Atau, poin juga dapat diperoleh apabila tim lawan melakukan kesalahan atau pelanggaran. Kontak antara pemain dengan bola pun tidak boleh lebih dari 3 kali pukulan, sebelum bola tersebut berhasil melewati net dan meyeberang ke area lawan. Satu orang pemain tidak boleh melakukan kontak (memukul) bola lebih dari satu kali, sebelum bola tersebut dioper terlebih dahulu ke rekan pemainnya atau ke tim lawan.
    FIVB menerapkan peraturan baru soal pakaian di cabang bola voli pantai. Kini atlet voli pantai perempuan boleh memakai celana pendek dan atasan berlengan. Sebelumnya hanya ada dua pilihan bagi atlet perempuan. Yang pertama adalah two piece bikini. Pilihan kedua adalah pakaian tertutup yang ketat (full body suit) yang biasanya dipakai saat suhu udara dingin. FIVB tak ingin mengesampingkan citra seksi yang selama ini lekat dengan voli pantai. Pihaknya hanya ingin cabang ini lebih banyak dikenal di banyak negara. Peraturan baru sudah berlaku dan juga akan diterapkan di Olimpiade London. Dalam peraturan baru, panjang celana pendek tak boleh lebih dekat dari 3cm dari lutut yang dipadukan dengan atasan berlengan atau tanpa lengan.



Ciri-ciri bola voli pantai


     Pada permainan bola voli indoor, lokasi yang digunakan untuk melangsungkan pertandingan berupa lapangan dengan permukaan yang keras. Sedangkan permainan bola voli pantai dimainkan di atas lapangan dengan lapisan pasir yang cukup tinggi. Yang kedua, pemain dalam setiap tim berjumlah 6 orang. Sedangkan pada permainan bola voli pantai, pemain dalam setiap tim hanya berjumlah 2 orang.

  • Lapangan yang digunakan dalam permainan bola voli pantai memiliki ukuran yang lebih sempit jika dibandingkan dengan lapangan bola voli dalam ruangan. Jika pada lapangan bola voli indoor memiliki ukuran 9 x 9 meter (ukuran setengah lapangan), maka lapangan yang digunakan pada permainan bola voli pantai hanya berukuran 8 x 8 meter.
  • Dalam permainan bola voli pantai tidak terdapat garis 3 meter.
  • Jika seorang pemain bola voli pantai melakukan block, sedangkan block tersebut membentur net hingga terpental dan terjadi kontak dengan blocker tersebut atau dengan pemain pasangannya, maka kontak tersebut akan dihitung sebagai satu pukulan.
  • Dalam permainan bola voli pantai, menyeberang ke area lawan melalui bawah net tidak dianggap sebagai sebuah pelanggaran, selama hal tersebut tidak mengganggu gerakan tim lawan.
  • Dalam permainan bola voli pantai dikenal istilah Open-hand dinks, yaitu mengarahkan atau mengoper bola ke arah area lawan hanya dengan menggunakan ujung jari-jari. Dalam permainan bola voli dalam ruangan, tehnik ini diperbolehkan. Namun, tehnik ini adalah salah satu pelanggaran jika seseorang mempraktekkannya dalam permainan bola voli pantai.
  • Servis pada permainan bola voli pantai dalam satu tim dilakukan secara bergantaian antara pemain yang satu dengan pemain yang lain. Namun, dalam permainan ini tidak diperlukan putaran pemain.
  • Selain tidak terdapat seorang libero, dalam permainan bola voli pantai juga tidak diberlakukan sistem pergantian pemain seperti dalam permainan bola voli dalam ruangan.
  • Biasanya, sebagian besar pemain bola voli pantai akan bermain tanpa menggunakan sepatu (barefoot). Hal ini dapat dilakukan berdasarkan keinginan pemain itu sendiri maupun berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan.
  • Permainan bola voli pantai dimainkan dalam 3 set. Tim pemenang adalah tim yang pertama kali menang dalam 2 set. Pertandingan pada setiap set akan berlangsung hingga 21 poin, pada dua set pertama. Dan pada dua set pertama ini terdapat 2 poin sebagai poin tambahan. Sedangkan pada set yang ketiga, permainan hanya akan berlangsung hingga 15 poin, dengan 2 poin tambahan.
Permainan bola voli pantai menggunakan jenis bola dengan ukuran yang lebih besar dan lebih lunak daripada bola yang biasa digunakan dalam permainan bola voli dalam ruangan. Permainan bola voli pantai menggunakan bola dengan tekanan internal yang lebih rendah.



Isyarat Tangan

     Isyarat tangan adalah salah satu tehnik yang vital dan harus dimengerti oleh setiap pemain bola voli pantai. Hal ini karena isyarat tangan adalah salah satu langkah untuk melakukan penyerangan maupun menentukan taktik permainan yang akan digunakan. Pemberian isyarat dengan tangan ini biasanya selalu dilakukan dengan menggunakan kedua tangan, dilakukan oleh rekan pemain yang sedang melakukan servis. Ketika memberikan isyarat tersebut, posisi tangan berada di belakang badan. Hal ini bertujuan agar tim lawan tidak dapat melihat isyarat tersebut. Isyarat tangan, kadang juga digunakan ketika rally sedang berjalan. Namun, hal ini tidak terlalu sering dilakukan.


Berikut ini adalah beberapa jenis isyarat tangan yang biasa digunakan dalam permainan bola voli:
  • Closed Fist
Isyarat dengan menggunakan kepalan tangan ini menyatakan bahwa tidak perlu melakukan block pada sisi lapangan tersebut.
  • One Finger
Menyatakan agar pemain yang berperan sebagai blocker melakukan block terhadap spike dari tim lawan, dengan mengarahkan block tersebut di bawah garis atau ke arah spiker tim lawan.


  • Two Fingers
Dua jari tangan menandakan bahwa blocker harus berusaha melakukan block, dan mengarahkan block tersebut ke sudut lapangan lawan (dengan arah menyilang).

  • Open Hand
Posisi tangan terbuka ini artinya adalah blocker harus melakukan block sesuai dengan posisi set yang dilakukan oleh pemain dari tim lawan.



0 komentar:

Poskan Komentar